Masyarakat Gayo tetap melestarikan seni budaya mereka lho. Salah satunya adalah Didong.
Apa itu Didong?? Ah... kamu harus tau ya, tidak boleh tidak tau!
Didong adalah seni pertunjukkan yang dilakukan oleh para lelaki secara berkelompok dan biasaya berjumlah 15 orang, ekspresi yang digunakan bebas, sambil duduk bersila tau sambil berdiri dan sambil menghentak-hentakkan kakinya.
Para seniman didong disebut ceh-ceh didong (Ih...lucu ya namanya ^^)
Mereka melatunkan syair-syair berbahasa Gayo dengan suara yang merdu sambil menabuh gendang, bantal, atau panci dan bertepuk tangan secara bervariasi, sehingga memunculkan suara dan gerak yang indah dan menarik.
Seni pertunjukan didong ini menjadi kebanggaan masyarakat Gayo dan mampu bertahan sampai sekarang walaupun teknologi sudah berkembang pesat.
Yang anehnya, mereka tidak bosan-bosannya menyaksikan ceh-ceh didong itu berdidong di setiap malam minggu dari pagi hingga malam.
Mungkin karena bangganya dengan didong. ^_^
Seni ini terdapat di Kabupaten Aceh Tengah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar